Inilah Akibat Sering Telat Ganti Oli

Bicara perawatan mobil pasti pemilik kendaraan tidak bisa meremehkan perubahan pelumas. Karena seperti yang didapati terdapat beberapa peranan oli untuk memberi dukungan kapasitas mesin.

Disebutkan punggawa bengkel Sekawan Motor, Suwito diantaranya ialah kurangi gesekan serta keausan antar elemen mesin. Maka, tiap pemilik kendaraan disarankan tidak untuk terlambat ganti oli.

Simak juga: Ingat! Harus Ubah Oli sesudah Macet Berjam-jam waktu Arus Mudik

"Ya ganti oli ada periodik maintenance-nya, dianjurkan 6 bulan atau 5 ribu km.. Jika 10 ribu km. itu kelamaan. Sebab kita lihat jalanan saat ini macetnya seperti apa memengaruhi kualitas oli," kata pria yang akrab dipanggil Wito.

Jika seringkali terlambat ganti oli mesin. Salah satunya dampaknya, tingkat viskositas oli serta kualitas makin alami penurunan sebab jaga mesin waktu kerja membuat elemen mesin lebih rawan alami gesekan.

Imbasnya jika dibiarkan, ring piston atau piston sekali juga bisa alami kehancuran. Walau pada intinya elemen ini dapat aus sebab usia penggunaan.

"Banyak mobil baru yang telah bobol sebab mesinnya rusak (terlambat ubah oli), ring piston dapat cepat aus terlambat ubah oli sebab oli kotor menghalangi gerakan," katanya.

Mengenai sinyal lain yang butuh dilihat yaitu menyusutnya volume oli mesin. Asap putih yang keluar dari knalpot sebab elemen ring piston telah rusak hingga mengakibatkan oli rembes masuk ke ruangan bakar.

"Sinyal lain ring piston rusak perfomanya kurang, olinya yang boros," kata pria yang pernah berpengalaman di bengkel sah ini.

Jadi mekanik memiliki pengalaman jika ring piston telah alami kehancuran karena itu tidak ada langkah lain untuk ganti elemen ring piston dengan yang baru. Jika telah ini, sangat terpaksa overhaul," tutur Wito.

Belum ada Komentar untuk "Inilah Akibat Sering Telat Ganti Oli"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel